Lihat , suka dan beli! Daripada susah tidur, hingga terbawa mimpi
Kata orang, cinta pada pandangan pertama itu efeknya sungguh luar biasa. Bahkan, bisa membuat siapa saja yang mengalaminya tak bisa tidur nyenyak. Itulah yang dialami Irvin Patmadiwira. Lelaki yang menggeluti dunia pialang saham sehak 1996 itu sejak pertama kali melihat, meraba, dan 'mencoba'
Volvo C30 berwarna merah di bulan September 2008 itu mengaku hatinya makin tak menentu.

'Pujaan barunya' itu terus menggodanya siang malam. Di kantor, di perjalanan sampai ditengah tidur malamnya. Penampilan Volvo C30 disebutnya sungguh luar biasa. Seksi, cantik, dinamis, sporty dan segudang kata manis lainnya untuk menyejukkannya. "Ingin rasanya cepat-cepat membawa pulang," kata Irvin.
Keinginan Irvin memboyong Volvo C30 ke rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan memang tak membutuhkan waktu yang terlalu lama. Hanya beberapa minggu setelah 'perkenalannya' di Volvo TB Simatupang, Jakarta Selatan, hatchback berwarna merah marun itu kemudian resmi menjadi penghuni baru garasinya. Warna dan bentuknya yang kelihatan mencolok langsung menjadi pusat perhatian siapa saja yang melihatnya. Di lingkungan rumahnya, saat jalan-jalan di tengah kota, bahka melaju di jalan bebas hambatan pun, orang-orang selalu menyempatkan diri untuk meliriknya.
Menurut Irvin, selain desainnya yang aduhai, Volvo C30 juga sangat mantap untuk dikendalikan. Tenaganya terlong besar, sehingga akitifitas stop and go, terutama saat melaju ditenga kota, jadi kenikmatan tersendiri. Soal stabilitasnya, jangan ditanya. Menikung dalam kecepatan tinggi pun bukan persoalan.
Kabinnya lega denga material berdesain mewah dan menggunakan material kelas satu. Kursinya, tak hanya nyaman ketika diduduki, tapi seperti mampu menjaga badan aga tetap pada posisnya yang berguna saat bermanuver dalam kecepatan tinggi. Soal keamanannya? "Itu juga tidak perlu diragukan lagi. Volvo C30 memang diciptakan sebagai mobil dengan tingkat keamana yang tinggi," ujarnya. Ada Air bag, WHIPS dan kerangka bodi yang kokoh," katanya melanjutkan.
Cinta mati Irvin pada
Volvo sebenarnya sudah mulai bersemi sejak 2000 silam. Kala itu, Volvo pertama yang dikendarainya adalah 960 Royale. Mobil itu dipakainya hingga 2005. Kemudian ganti dengan Volvo 850 Estate buatan tahun 1996. Station wagon ini terbilang spesial karena konon hanya ada lima unit di Indonesia. Nah, saat melakukan servis rutin Volvo 850 Estate di Volvo TB. Simatupang inilah Irvin bertemu pujaan hatinya yang baru, Volvo C30.
Volvo C30 sudah didapatnya. Tetapi masih ada satu Volvo yang menjadi impiannya. Volvo itu adalah Volvo P1800-mobil ini digadang-gadang sebagai hatchback pertama dari Volvo sekaligus cikal bakal C30-yang dimasa jayanya dulu sempat menjadi kendaraan Roger Moore dalam serial televisi The Saint. "Suatu hari nanti, saya pasti akan memilikinya," harap Irvin.
Sumber Volvo Mini Magazine, Edisi; Januari - Februari 2009
Kunjung Volvo Fan Page di Facebook.
Click here to become a fan
You need to be a member of Volvotary.com to add comments!
Join Volvotary.com